Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Sukses Story: Eksistensi Jagung Varietas Lamuru di NTT PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 11 Juni 2013 08:13

Lamuru adalah nama dari varietas jagung bersari bebas yang dirilis oleh Badan Litbang Pertanian Tahun 2000. Jagung ini dirancang untuk wilayah-wilayah dengan kondisi lahan maupun iklim yang kering, seperti NTT, NTB, Sulawesi Tengah dan sejumlah kabupaten lainnya di Indonesia. Pengembangan varietas Lamuru di NTT dimulai tahun 2004 melalui program pembinaan penangkar berbasis komunitas.

Sejak diintroduksikan Tahun 2004 sampai sekarang, varietas Lamuru masih tetap menjadi varietas pilihan petani jagung di NTT. Hasil wawancara dengan petani menunjukkan bahwa tingginya preferensi petani akan Lamuru disebabkan karena: 1. Cocok dengan wilayah NTT yang kering, 2. Tidak membutuhkan pupuk yang banyak, dan 3. Tahan disimpan, mengingat masyarakat NTT umumnya menyimpan jagung sampai satu tahun untuk konsumsi ataupun benih.

 

Tahun 2012, luas pertanaman Lamuru di NTT mencapai 50.000 ha yang tersebar di hampir semua kabupaten/kota, seperti Kupang, Belu, Timor Tengah Selatan, dan Sumba Timur. Hasil wawancara dengan BPSB NTT juga menunjukkan tingginya minat petani untuk menangkarkan Lamuru. Pada Tahun 2012 terdapat 93 orang/kelompok yang menangkarkan jagung dengan produksi benih mencapai 500 ton. Balitsereal terus berupaya melakukan pendampingan perbenihan Lamuru di NTT. Balitsereal menyediakan benih kelas BS atau FS dan diperbanyak oleh BPTP NTT menjadi kelas SS untuk kemudian dijual ke penangkar untuk direproduksi lagi menjadi kelas ES yang siap untuk didistribusikan kepada petani.

 

Penangkar dan petani sekitar telah merasakan manfaat introduksi var. Lamuru. Penangkar memproduksi benih ES dengan hasil 2-3 ton benih per ha. Benih selanjutnya dijual ke petani dengan harga Rp. 7000-Rp.10.000/kg. Petani kemudian menanam benih dengan hasil panen mencapai 4-5 t/ha, lebih tinggi dari varietas lokal yang produktivitasnya < 2 t/ha. LSM lokal maupun internasional secara aktif membantu petani dan penangkar untuk dapat memasarkan produknya dengan harga kompetitif.

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com